Enter your keyword

post

Rangkaian Lomba MTR 2018 Usai, Malam ini ditutup oleh Wali Kota Langsa

Rangkaian Lomba MTR 2018 Usai, Malam ini ditutup oleh Wali Kota Langsa

Langsa – Seluruh mata lomba terpantau sudah selesai dilaksanakan, terkahir jum’at tengah malam tadi (1/6) aksi memukau perserta lomba kategori syarhil Qur’an sebagai penutup semua rangkaian kegiatan Musabaqah Tunas Ramadhan 1349 / 2018, yang berlangsung dipanggung utama.

Realese Dewan Hakim dari arena utama melalui Drs Tabrani Bustami, “Alhamdulillah semua kegiatan perlombaam sudah selesai dinilai oleh masing-masing bidang, besok malam (1/6) pengumuman para juara yang mendapatkan Umrah, dana pembinaan, serta kwartir cabang yang berhasil meraih juara umum diumumkan selepas upcara penutupan” ujarnya

Sementara pengarah panitia penyelenggara, Kak Djufri Efendi, menyampaikan “Tahun ini selain hadiah umrah dan dana pembinaan peserta didik peraih juara seperti biasanya, kwartir cabang yang mendapat juara umum juga akan menerima dana pembinaan pengembangan lembaga”

Ditambahkan Panitia Pelaksana, Kak Abdurahman Ardo mengatakan “Kegiatan malam nanti (1/6) tersisa non lomba, yaitu kegiatan ceramah agama dalam rangka peringatan Nuzulul Qur’an 17 Ramadhan 1439 H, dilanjutkan dengan upacara penutupan yang akan ditutup secara resmi oleh bapak Walikota Langsa, setalah itu diakhiri dengan pengumuman hasil semua rangkaian lomba Musabaqah Tunas Ramadhan 2018 Kota Langsa” Kata Ardo

Musabaqah Tunas Ramadhan berlangsung sejak mulai dan dibuka Ketua Kwartir Daerah Aceh pada 29 Mei 2018, telah mengundang 500 ribu Pramuka Penggalang dan Penegak menguji ketangkasan dan pemahaman Al Qur’an yang selama ini di pelajari.

Tercatat tujuh belas kontingen asal Kwartir Cabang Pramuka seluruh Aceh hadir ke kota Langsa untuk perhelatan tahunan yang hanya diselenggarakan Kwarda Aceh sejak 1970 an, sempat terputus pelaksanaan selama konflik berkepanjangan yang melanda Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Pasca Tsunami Aceh barulah Musabaqah Tunas Ramadhan dilaksanakan kemabali, yakni pada 2007 di Kabupaten Pidie Jaya saat tampuk kepemimpinan Kwartir Daerah Aceh dibawah Muhammad Nazar, yang juga Wakil Gubernur Aceh saat itu.

Sejak Penyelenggaraan tahun 2016 di kota Banda Aceh, dibawah komando eks panglima GAM Muzakir Manaf sebagai Ketua Kwarda Aceh, barulah Hadiah Umrah diberikan, awalnya hanya kepada pemenang Tilawatil Qur’an Penegak Putra dan Putri, kemudian pada tahun berikutnya saat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an 2017 di Aceh Selatan, hadiah Umrah di tambahkan lagi menjadi empat yakni untuk para pemenang Tilawatil Qur’an dan Kaligrafi usia Pramuka Penegak.

Hingga pelaksanaan tahun 2018 di Kota Langsa belum ada penambahan kouta Umrah, kendati demikian penyelanggara tetap berinovasi dengan memberikan dana pembinaan lembaga kepada Kwartir Cabang yang berhasil meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an 2018 Kota Langsa. (ZF)

Leave a Reply

Your email address will not be published.